Depkeu Minta Fatwa MA Tentang Pensiun PNS Sebelum Masanya

11 Feb

Jakarta (ANTARA News) – Departemen Keuangan (Depkeu) akan meminta
fatwa Mahkamah Agung (MA) berkaitan dengan masalah pembayaran
pensiun bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berhenti sebelum
masanya atau secara tidak normal.

“Bu menteri sudah menginstruksikan untuk menanyakan dulu ke MA
bagaimana mengenai masalah ini,” kata Direktur Akuntansi dan
Pelaporan Keuangan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan
Depkeu, Hekinus Manao, di Jakarta, Senin.

Hekinus menyebutkan, berdasarkan peraturan yang lama ditetapkan
bahwa hak pensiun PNS hilang kalau yang bersangkutan diberhentikan
dengan tidak hormat atau yang bersangkutan berhenti sebelum masa
kerja 15 tahun.

Menurut dia, ketentuan itu masih berlaku hingga saat ini. Namun, ia
mengatakan, kondisi itu tidak mencerminkan keadilan karena mereka
juga membayar iuran pensiun setiap bulannya ketika masih aktif
sebagai PNS.

“Mereka dipotong gajinya. Kita memang melihat ada ketidakadilan yang
perlu diperbaiki,” katanya.

Namun, dari beberapa keputusan pengadilan sebelumnya, hal itu
ditolak sehingga kalau diberikan akan menimbulkan beberapa
permasalahan.

Menurut dia, pihaknya setuju dengan pendapat Dirut PT Taspen, Achmad
Subiyanto, yang mengatakan bahwa perlunya pembayaran kepada yang
berhak.

“Sementara kita melihatnya sama ,seperti Pak Achmad Subiyanto bahwa
kita setuju kita bayar, cuma terbentur pada beberapa putusan
pengadilan,” katanya.

Sebelumnya, Achmad Subiyanto mengemukakan, terdapat sekitar 50.000
mantan PNS yang berhenti sebelum masanya karena berbagai alasan
namun mereka tidak menerima dana pensiunnya.

Menurut dia, dana yang bisa ditagih ke pemerintah untuk
menyelesaikan pembayaran pensiun sebelum masanya itu sekitar Rp79
miliar hingga Rp175 miliar. (*)

Copyright © 2008 ANTARA

5 Responses to “Depkeu Minta Fatwa MA Tentang Pensiun PNS Sebelum Masanya”

  1. Victor February 22, 2009 at 10:17 am #

    Aturan itu sudah sangat tidak masuk akal. banyak PNS yang mundur bukan karena ada job lain, karena bekerja untuk pemerintah itu sama dengan bekerja untuk para maling. makanya mereka itu milih pulang kampung, ketimbang bekerja untuk para pak maling. justru merekalah penyelamat negara, karena merekalah yang paling tidak takut dibilang PNS Vokal atau mbalelo, karena PNS seperti itu hanya 1 diantara 1000.
    MA akan tahu mana yang terbaik, mudah-mudahan. kalo tidak bisa jadi mereka sama saj.

  2. dienda March 7, 2009 at 5:36 pm #

    memang tidak adil kalau pns yang mengundurkan diri dengan masa kerja dibawah 15 tahun tidak diberi pensiun tetapi anggota dpr dengan masa kerja sebulan dapat pensiun begitu juga anggota dpr yang terlibat kasus korupsi tetap dapat pensiun. dimana letak keadilannya bu menteri

  3. Hartati March 17, 2009 at 1:13 pm #

    Terima kasih atas infonya.

    • ERROY H. July 29, 2009 at 3:57 pm #

      Setuju sekali dg bung Victor, malah ak sendiri PNS dg. masa kerja 20 th. mengundurkan diri dg hormat sejak Februari 09 yl. dan belum tahu apakah bisa ngurus pensiun atau tidak nih…?

  4. Warsito October 11, 2010 at 10:11 am #

    Benar mbak Erroy, saya juga berhenti PNS, karena ada ketidaknyamanan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: