Peringkat Tiga Perguruan Tinggi Naik

15 Oct

Rabu, 15 Oktober 2008 | 01:24 WIB

http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2008/10/15/ 01242086/ peringkat. tiga.perguruan. tinggi.naik

Jakarta, Kompas – Peringkat tiga perguruan tinggi negeri di Indonesia
naik dalam pemeringkatan 500 universitas terbaik di dunia yang
dikeluarkan Times Higher Education-QS World University Ranking. Ketiga
perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Indonesia, Institut
Teknologi Bandung, dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Tahun 2008 ini, Universitas Indonesia (UI) menduduki peringkat 287
atau naik dibanding tahun lalu yang menduduki peringkat 395. Institut
Teknologi Bandung (ITB) menduduki peringkat 315, sedangkan Universitas
Gadjah Mada (UGM) naik dari peringkat 360 tahun lalu menjadi 316 tahun
2008 ini.

Empat kriteria yang diperhitungkan dalam pemeringkatan tersebut adalah
kualitas penelitian, kualitas pengajaran, kualitas lulusan, dan aspek
internasional. UI mengantongi nilai signifikan pada aspek kualitas
penelitian.

Rektor UI Gumilar Rusliwa Soemantri mengatakan, Selasa (14/10), UI
juga memperkokoh diri sebagai sebuah e-university yang mempunyai akses
besar untuk meletakan fokus riset di garis depan.

Untuk naik peringkat ini, UI menerapkan skema dosen inti yang tahun
ini jumlahnya mencapai 100 orang. Mereka berfokus pada riset dengan
beban mengajar tidak terlalu banyak. Para dosen peneliti tersebut
mendapatkan honor Rp 15 juta per bulan. Dengan program itu diharapkan
jumlah publikasi UI dalam jurnal internasional mencapai 100 per tahun.
Jumlah dosen inti setiap tahunnya akan terus ditingkatkan dan mereka
diarahkan mengembangkan riset dalam struktur cluster-based research.

PT teknologi

Secara terpisah, Rektor ITB Djoko Santoso menyatakan rasa gembira ITB
menempati peringkat ke-315 dari 500 perguruan tinggi sedunia. Namun,
dalam perguruan tinggi di bidang teknologi, ITB berhasil masuk 90
besar perguruan tinggi dunia.

“Itu membuktikan adanya pengakuan positif dunia internasional kalau
ITB merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di bidang
teknologi,” ujarnya.

Di Yogyakarta, Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Penelitian dan
Pengabdian kepada Masyarakat UGM Retno S Sudibyo mengatakan,
keberhasilan naik peringkat ini merupakan hasil dari perubahan
orientasi UGM menuju universitas kelas dunia (world class university).

“Ada dua hal utama yang kami lakukan untuk meraih target itu, yaitu
penyetaraan kurikulum internasional dan mengembangkan kerja sama luar
negeri,” katanya.

Menurut Retno, penyetaraan kurikulum merupakan faktor utama
meningkatnya peringkat UGM dalam THES. Berubahnya kurikulum sesuai
dengan kurikulum yang diakui internasional membuat UGM lebih dikenal
oleh masyarakat dunia.

Selama setahun terakhir, pengubahan kurikulum ini secara intensif
dilakukan di sebagian besar fakultas di UGM. Sejumlah besar dana pun
dikucurkan. UGM sengaja menekan pengeluaran pembelian alat untuk
dialihkan pada pengembangan kurikulum.

Untuk selanjutnya, kata Retno, pengembangan dan peningkatan kualitas
di UGM akan terfokus di bidang keilmuan terkait teknik, informatika,
komunikasi, dan telekomunikasi. Bidang ini dirasakan paling lambat
berkembang di antara bidang keilmuan lain yang ada di UGM. “Caranya
sama, yaitu dengan perbaikan kurikulum dahulu,” katanya.

Setelah sebagian besar fakultas mengalami penyetaraan kurikulum, kerja
sama internasional akan menjadi fokus selanjutnya. (INE/CHE/IRE/ BAS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: