Orang Kaya Makin Kaya karena Informasi dan Pendidikan

20 Aug

Kamis, 09/08/2007 17:24 WIB

Wahyu Daniel – detikfinance

http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/08/tgl/09/time/172406/idnews/815367/idkanal/4

Jakarta – Orang kaya semakin kaya dan si miskin semakin miskin. Hal
itu merupakan cerminan bagaimana tingkat pendidikan dan informasi yang
diperoleh.

Ketidakseimbangan antara masyarakat kaya dana masyarakat miskin yang
semakin lebar dinegara Asia merupakan cerminan dari kurangnya tingkat
pendidikan dan minimnya informasi di masyarakat.

Hal ini dikatakan oleh Chief Economies Deutsche Bank, Prof. DR Nobert
Walter dalam konferensi pers mengenai perkembangan ekonomi dunia di
Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Kamis (9/8/2007).

“Kesenjangan ini sebenarnya tidak hanya terjadi di Asia, tapi negera
seperti AS juga terdapat yang kaya semakin kaya dan yang miskin
semakin miskin. Ini terjadi ketidakseimbangan pendapatan. Yang harus
diperhatikan adalah variabelnya, ” papar Walter.

Menurut Walter, masyarakat kini tidak bisa lagi berpandangan dengan
paradigma lama tentang orang kaya. Dulu orang kaya adalah yang punya
pabrik atau kebun anggur yang luas.

“Tapi dapat dilihat saat ini 10 orang terkaya di dunia adalah
pemain-pemain baru (New Kids on The Block). Contohnya Google dan
Youtube mereka kan baru semua,” tutur Walter.

Walter menjelaskan, globalisasi kini telah mengubah area dan metode
produksi. Yang dulu produksi hanya bisa dilakukan di pabrik, kini di
rumah pun orang bisa produktif dan memproduksi.

Menurutnya solusi yang paling tepat untuk menghilangkan atau
mengecilkan kesenjangan antara si kaya dan si miskin adalah dengan
edukasi. Jadi bagaimana membuat masyarakat luas memiliki kesempatan
yang lebih untuk mendapatkan pengetahuan.

“Jadi informasi itu sangat penting,” tukasnya.

Menanggapi data ADB tentang kesenjangan yang lebar di Asia antara si
kaya dan si miskin, Walter menilainya positif. Menurutnya, ini bisa
menjadi informasi bagus dan bisa menjadi pengetahuan agar masyarakat
mengubah paradigma pemikiran mereka. (ir/qom)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: