Penemuan Neutrino Bermassa dan Dampak bagi Ilmu Fisika

31 May

Jeffrey Rufinus
Universitas Wisconsin
——————————————————————————–
* Artikel ini telah dimuat di Waspada Online
Belum lama berselang, tepatnya tanggal 5 Juni yang lalu, suatu berita
besar iptek muncul dari sebuah konperensi fisika “Neutrino 98” yang
berlangsung di Jepang. Neutrino, salah satu partikel dasar yang jauh lebih
kecil daripada elektron, ternyata memiliki massa, demikian laporan dari
suatu tim internasional yang tergabung dalam eksperimen
Super-Kamiokande. Tim ahli-ahli fisika yang terdiri dari kurang lebih 120 orang dari
berbagai negara termasuk AS, Jepang, Jerman, dan Polandia tersebut
melakukan penelitian terhadap data-data yang dikumpulkan selama setahun oleh
sebuah laboratorium penelitian neutrino bawah tanah di Jepang.

Jika laporan ini terbukti benar dan dapat dikonfirmasi kembali oleh tim
lainnya maka akan membawa dampak yang sangat luas terhadap beberapa
teori fisika, terutama pembahasan mengenai interaksi partikel dasar, teori
asal mula daripada alam semesta ini serta problema kehilangan massa
(missing mass problem) maupun teori neutrino matahari.

Neutrino, atau neutron kecil, adalah suatu nama yang diberikan oleh
fisikawan dan pemenang hadiah Nobel terkenal dari Jerman: Wolfgang Pauli.
Neutrino adalah partikel yang sangat menarik perhatian para fisikawan
karena kemisteriusannya. Neutrino juga merupakan salah satu bangunan
dasar daripada alam semesta yang bersama-sama dengan elektron, muon, dan
tau, termasuk dalam suatu kelas partikel yang disebut lepton. Lepton
bersama-sama dengan enam jenis partikel quark adalah pembentuk dasar semua
benda di alam semesta ini.

Ditemukan secara eksperimental pada tahun 1956 (dalam bentuk anti
partikel) oleh Fred Reines (pemenang Nobel fisika tahun 1995) dan Clyde
Cowan, neutrino terdiri dari 3 rasa (flavor), yakni: neutrino elektron,
neutrino mu dan neutrino tau. Neutrino tidak memiliki muatan listrik dan
selama ini dianggap tidak memiliki berat, namun neutrino memiliki
antipartikel yang disebut antineutrino. Partikel ini memiliki keunikan karena
sangat enggan untuk berinteraksi. Sebagai akibatnya, neutrino dengan
mudah dapat melewati apapun, termasuk bumi kita ini, dan amat sulit untuk
dideteksi.

Diperkirakan neutrino dalam jumlah banyak terlepas dari hasil reaksi
inti pada matahari kita dan karenanya diharapkan dapat dideteksi pada
laboratorium di bumi. Untuk mengurangi pengaruh distorsi dari sinar
kosmis, detektor neutrino perlu ditaruh di bawah tanah. Dengan mempergunakan
tangki air sebanyak 50 ribu ton dan dilengkapi dengan tabung foto
(photomultiplier tube) sebanyak 13 ribu buah, tim Kamiokande ini menemukan
bahwa neutrino dapat berosilasi atau berganti rasa. Karena bisa
berosilasi maka disimpulkan bahwa neutrino sebenarnya memiliki massa.

Penemuan ini sangat kontroversial karena teori fisika yang selama ini
kerap dipandang sebagai teori dasar interaksi partikel, yakni disebut
teori model standard, meramalkan bahwa neutrino sama sekali tidak
bermassa. Jika penemuan neutrino bermassa terbukti benar maka boleh jadi akan
membuat teori model standard tersebut harus dikoreksi.

Penemuan neutrino bermassa juga mengusik bidang fisika lainnya yakni
kosmologi. Penemuan ini diduga dapat menyelesaikan problem kehilangan
massa pada alam semesta kita ini (missing mass problem). Telah sejak lama
para ahli fisika selalu dihantui dengan pertanyaan: Mengapa terdapat
perbedaan teori dan pengamatan massa alam semesta? Jika berat daripada
bintang-bintang, planet-planet, beserta benda-benda alam lainnya
dijumlahkan semua maka hasilnya ternyata tetap lebih ringan daripada berat
keseluruhan alam semesta.

Para ahli fisika menganggap bahwa terdapat massa yang hilang atau tidak
kelihatan. Selama ini para ahli tersebut berteori bahwa ada partikel
unik yang menyebabkan selisih massa pada alam semesta. Namun teori
semacam ini memiliki kelemahan karena partikel unik yang diteorikan tersebut
belum pernah berhasil ditemukan.

Dari hasil penemuan tim Kamiokande ini dapat disimpulkan bahwa ternyata
partikel unik tersebut tidak lain daripada neutrino yang bermassa.

Menurut teori dentuman besar (Big Bang) alam semesta kita ini bermula
dari suatu titik panas luar biasa yang meledak dan terus berekspansi
hingga saat ini. Fisikawan Arno Penzias dan Robert Wilson (keduanya
kemudian memenangkan hadiah Nobel fisika tahun 1978) pada tahun 1965
menemukan sisa-sisa gelombang mikro peninggalan dentuman besar yang sekarang
telah mendingin hingga suhu sekitar 3 Kelvin. Namun salah satu hal yang
masih diperdebatkan adalah masalah ekspansi alam semesta itu sendiri.
Apakah hal ini akan terus menerus terjadi tanpa akhir? Penemuan neutrino
bermassa diharapkan akan bisa menjawab pertanyaan yang sulit ini.

Bayangkan suatu neutrino yang sama sekali tidak bermassa, seperti yang
diperkirakan selama ini. Gaya gravitasi tentu tidak akan berpengaruh
sama sekali pada partikel yang tidak memiliki berat. Namun apa yang
terjadi jika neutrino ternyata memiliki berat? Dalam jumlah yang amat sangat
banyak neutrino-neutrino ini tentu akan bisa mempengaruhi ekspansi alam
semesta. Tampaknya ada kemungkinan ekspansi alam semesta suatu saat
akan terhenti dan terjadi kontraksi atau penciutan kembali jika ternyata
neutrino memiliki massa.

Terakhir masih ada satu lagi problem fisika yang akan diusik oleh hasil
penemuan ini yaitu problem neutrino matahari, dimana terjadi selisih
jumlah perhitungan dan pengamatan neutrino yang dihasilkan oleh matahari
kita.

Untuk keabsahan penemuan ini tim internasional dari eksperimen super
Kamiokande dalam laporannya juga mengajak tim-tim saintis lainnya untuk
mengkonfirmasi penemuan mereka. Namun menurut pengalaman di masa lalu,
laporan osilasi neutrino dan neutrino bermassa selalu kontroversi dan
jarang bisa dikonfirmasi kembali.

Untuk sementara ini para ahli harus sabar menunggu karena eksperimen
semacam ini hanya bisa dilakukan oleh segelintir eksperimen saja di
seluruh dunia. Yang pasti jika hasil penemuan ini memang nantinya terbukti
benar maka jelas dampaknya akan sangat terasa pada beberapa teori fisika
modern.

17 Responses to “Penemuan Neutrino Bermassa dan Dampak bagi Ilmu Fisika”

  1. Suluh June 5, 2007 at 4:21 am #

    Wah situs yang sangat bermanfaat… Salam kenal….

  2. nando November 22, 2007 at 7:36 am #

    saya fernando 15 tahun, saya ingin mengetahui tentang teknologo-teknologi terbaru dengan ilmu fisika bisa anda beritahu saya?

  3. Agus December 3, 2007 at 4:11 am #

    ada artikel lain mengenai ini? tolong kirim ke email saya
    email yang masuk akan saya publikasikan diweb yang akan
    saya buat.
    terimakasih

  4. sigit p January 24, 2008 at 1:48 am #

    ada berapa orang yg ahli fisika

  5. sigit p January 24, 2008 at 1:50 am #

    ada brapa ahli fisika yg trknl

  6. eke September 1, 2008 at 7:27 pm #

    kasih link aslinya donk…

  7. CutRocKs band September 5, 2008 at 4:14 pm #

    wah…….

    makasi banyak artikelnya Om…
    ,,

  8. ReinN Jrin September 5, 2008 at 4:15 pm #

    thanks

  9. CutRocks Band September 5, 2008 at 4:16 pm #

    thanks

    artikelnya bagus
    ,,

  10. Ryan. Adm October 28, 2008 at 11:49 am #

    siapakah yang pertama kali penemu tentang ilmu fisika?

  11. Ryan. Adm October 28, 2008 at 11:51 am #

    dan siapa nama-nama keluarganya da kapan terjadinya!!!

  12. disty nawangsi November 3, 2008 at 9:03 pm #

    saya ingin tau nama-nama penemu dalam bidang ilmu fisika, mohon kirimkan kealamat e-mail saya

  13. shari December 14, 2008 at 10:02 am #

    saya ingin nama-nama penemu photoshop

  14. Admin December 16, 2008 at 4:14 pm #

    to shari, thanks buat pertanyaanya. aku udh nyari2, kebetulan dpt nih :
    utk tahu ttg photoshop bisa ke :

    ttg photoshop : bhs indonesia
    http://id.wikipedia.org/wiki/Adobe_Photoshop

    ttg photoshop : bhs inggris
    http://en.wikipedia.org/wiki/Adobe_Photoshop

    kalo pingin tau tempat kerja mrk spt apa :
    http://photoshopnews.com/feature-stories/a-visit-to-adobe/

    ttg si pembuat photoshop :
    http://photoshopnews.com/feature-stories/photoshop-profile-thomas-john-knoll-10/

    Photoshop Splash Screens dr seri awal :
    http://photoshopnews.com/feature-stories/photoshop-splash-screens/

    nama-nama penemunya, bentar y. dicari dulu ^_^

  15. fredy sestywan February 6, 2009 at 4:17 pm #

    neutrino memang luar biasa, complicated and awesome..klu neutrino memang bermassa dan berosilasi, berarti ada energi yang dipancarkan olehnya..I believe that I can find the way to seek the problem of neutrino,trust me…Neutrino able to separete with its couple…

  16. dodi February 17, 2009 at 1:37 pm #

    alam semesta menurut teory arrestivitas yg saya temukan,
    bhwa pengembangan alam semesta akan berhenti mengembang
    ,dan juga apapun nama partikel jika dia bisa bergerak,mestilah dia bermassa,danbahwaalamsemestaawalmulanyabukanmeledak!

  17. Avep May 24, 2009 at 11:49 am #

    Gue anak fisika uin ni,bingung banget masalah ni,makasih ya.ditunggu info lainnya.e-mail gue ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: