Archive | Oracle RSS feed for this section

Good blog about ETL – OWB

18 Apr

http://cali97.blogspot.com/2010/02/etl-performance-tips-for-large.html

Oracle 11g – Generating PL/SQL Compiler Warnings (Java style) using PL/Scope

7 Mar

Purpose: The Oracle 11g PL/Scope feature allows us to have the PL/SQL compiler generate information on all identifiers used in our PL/SQL code. Using the information generated and available from the USER_IDENTIFIERS data dictionary view, we can do some interesting things. Say for example we have the following stored procedure:

Continue reading

Oracle Akuisisi BEA

27 Aug

Tanggal 29 April 2008 lalu secara resmi Oracle mengakuisi BEA senilai
US$ 8,5 Milyar. Ini semakin mengokohkan Oracle corporation sebagai
enterprise software company terbesar di dunia. Oracle yang dulunya
hanya menggarap database saja, kini telah melebarkan sayapnya ke semua
layer, misalnya Oracle’s Fusion middleware software suite (Application
Server) , Oracle Applicationd (ERP), dan lain-lain. Tampaknya hanya
tinggal OS saja yang belum dimiliki Oracle.

Selama ini BEA dikenal dengan produk andalannya, WebLogic dan Tuxedo.
WebLogic merupakan application server untuk aplikasi Java, sementara
Tuxedo untuk applikasi non java (C dan lai-lain). Salah satu tujuan
akuisisi BEA oleh Oracle adalah, adanya WebLogic akan semakin
memperkuat produk Oracle’s Fusion middleware software suite.

Oracle memang sangat agresif (‘serakah’). Sepanjang tahun 2008 ini
(sampai saat ini) sudah ada 3 company yang diakuisisi, yaitu Empirix,
Captovation, dan BEA. Tahun 2007 ada 11 akuisisi. Tahun 2006 ada 13
akuisisi. Dan tahun 2005 ada 13 akuisisi.

Berikut ini daftar Company yang telah diakuisis oleh Oracle:
* Tahun 2008
– BEA
– Captovation
– Empirix
* Tahun 2007

Daftar lengkapnya silahhkan dilihat di
http://rohmad. net/2008/ 05/08/oracle- serakah-apa- saja-diakuisisi/

Strategi Mengambil Training Database Oracle

25 Jul

Just for sharing.

http://rohmad. net/2008/ 07/21/strategi- mengambil- training- database- oracle/

Banyak yang bertanya, “Pak, apa saja materi training yang ada? Materi
apa aja yang perlu saya ambil duluan? Trus, bagusnya saya ambil
training database versi berapa ya? Lantas, di mana tempat trainingnya?

Database yang paling banyak digunakan saat ini adalah 9i dan 10g.
Versi 8i sudah obsolete (Oracle sudah tidak mensupport lagi); masih
banyak dipakai karena application specific (aplikasi yang dipakai
hanya certified untuk database 8i), juga masih dipakai karena sudah
ada dari dulu dan tidak ada urgensi untuk di-upgrade. Sementara versi
11g untuk saat ini (Jul 2008) masih relatif baru.

Walaupun versi Oracle yang masih dipakai ada banyak, secara
fundamental esensinya sama saja. Secara umum, garis-garis besar materi
database Oracle Adalah:

1. Oracle SQL dan PL/SQL
2. Administration
3. Backup and Recovery
4. Oracle Network
5. Performance Tuning
6. Product specific (Dataguard, RAC, Datawarehouse, dll)

Untuk mengetahui feature-feature yang baru dan yang obsolete tiap
versi, silahkankan lihat di sini: 10g Release 2, 9i Release 2, dan 11g.

Materi (modul) training yang disarankan

Sebaiknya mengambil training database versi berapa? Bagi yang sudah
bekerja, mungkin menyesuaikan dengan versi (environment) database yang
saat ini dimaintain. Bagi yang sedang mempersiapkan diri menjadi DBA,
saya sarankan yang versi 10g.

Lebih lanjut silahkan baca di
http://rohmad. net/2008/ 07/21/strategi- mengambil- training- database- oracle/

Salam,
Rohmad

Business Intelligence (BI)

23 Jul

Business Intelligence

Ditulis oleh Helly Purwanto

Rekan-rekan,

Asyik juga nih diskusi tentang BI dengan Pro dan Kontra-nya. Pertama
biar nggak salah tangkep dulu. Saya benar-bener gelandangan bebas
dalam artian kerja untuk diri sendiri. Nggak punya kepentingan
mewakili vendor A, pro consulting company B, mewakili perusahaan C
dsb. Saya hanya punya ketertarikan dengan BI ini – nggak punya tujuan
untuk penetrate satu product tertentu.

Saya tertarik karena dari sejak 20 tahun lalu saya mulai menulis code
program saya yang pertama, tujuannya adalah provide information. Baik
untuk melakukan transaksi atau membuat keputusan. Dan konsep BI ini
menurut saya seolah merupakan bagian hilir dari itu semua. Sekarang
saya sedang tertarik mencoba BI Open Source – kalau ada rekan-rekan
yang tertarik, mari kita sama-sama mencoba, hasilnya bisa disebarkan
lewat Pak Syarwani. Kita buat BI for everyone – free lagi, productnya
nggak kalah jauh sama vendor-vendor besar.

Istilah BI sendiri entah itu dari vendor atau dari dunia pendidikan
saya tidak terlalu peduli. Mengapa? Karena istilah tersebut bagi saya
cukup mudah dan merangkum semua jargon-jargon yang menurut saya malah
membingungkan: ada Knowledge and Data Engineering, Decision Support
System, Executive Information System, Performance Scorecard, ETL,
Data Warehousing, Data Mining, dsb.

Sebelas tahun yang lalu saya pertama kali menggunakan Business Object
untuk keperluan Reporting dari satu ERP – saya hanya kenal namanya
report writer, bukan BI – walaupun canggih juga bisa pivoting kesana-
kemari. Istilah kerennya Multidimensional Analysis. Waktu itu saya
nggak pernah tahu istilah BI. Kurang gaul kah?

Setelah jalan beberapa tahun istilah BI makin populer. Saya coba
melihat apa itu BI, pengamatan saya solusi BI secara mudahnya
memiliki building block sebagai berikut:

1. Data Structure – data structure BI biasanya menganut Star Schema.
Dimana satu object data (FACT) bisa dipandang dari berbagai sudut
pandang (DIMENSION). Mis; Transaksi PO dilihat dari dimensi Product,
Vendor, dan Customer. Betul kata Pak Irsal – pivot excel. Kalau
design data kita nggak bisa dibuat pivot excel dengan mudah berati
design Star Schema kita pasti salah. Data structure ini cara
penyimpanannya berkembang, tujuannya satu – supaya retrieve datanya
cepat – maka keluarlah metoda penyimpanan dengan menggunakan Cube
(kalau pakai RDBMS biasa yah semacam summary table. Methoda ini bisa
dikenal dengan OLAP – ada Relational OLAP (ROLAP), Multidimensional
OLAP (MOLAP) atau Hybrid OLAP (HOLAP). Anda bisa cari di internet
konsepnya.

2. ETL – Extract Transfor Loading. Karena BI bisanya memadukan
informasi dari berbagai sumber informasi maka dibutuhkan satu engine
yang dapat menarik data dari sumbernya, merubah formatnya supaya
seragam (data tanggal harus sama, kode Customer harus sama dsb), lalu
dimasukkan ke dalam struktur data yang kita siapkan tadi sudah. Dari
jaman jebot kita sudah bisa melakukan ini. Misalnya: di Oracle pakai
aja PL/SQL, buat procedure lalu kita schedulekan jobnya. Iya kalau
sumber datanya satu, kalau banyak? Gimana dengan lintas platform -
data source di Unix data warehouse di Windows? – gimana kita ngontrol
sequence-nya, gimana kita tahu ada sequence yang fail, gimana kita
bisa restart dengan mudah? Biasanya solusi BI meng-cover ETL tool
ini. Ada juga beberapa vendor yang fokus produce ETL tool seperti
sunopsis misalnya.

3. Reporting Tool – Setelah data masuk paling gampang kita keluarkan
menjadi report. Entah itu report tabular atau charting. Yang ini juga
dari jaman jebot juga udah pada pakai. Ujung-ujungnya report.

4. Multidimensional Analysis (OLAP Analysis) – Memanfaatkan design
data yang ada di nomor 1 tadi dengan memberikan kemampuan kepada user
untuk melakukan analysis multidmensi. Seperti melakukan pivot table
dan pivot charting di excel mungkin penjelasan secara mudahnya.
Diatambah dengan statistik dan kemampuan untuk melakukan forecast
dengan memasukkan parameter-parameter tertentu vendor biasa
menyebutnya dengan data mining.

5. Drill Down dan Drill Through. Point 3 dan 4 tadi harus
memungkinkan user untuk melakukan drill down – membreakdown informasi
pada level yang lebih detail – misalnya dari summary pembelian
customer sampai product yang dibelingnya. Dan drill through – dari
data product tadi kita bisa click untuk mendapatkan trend dari setiap
product.

6. Dashboarding – Menampilkan informasi-informasi dalam bentuk
summary data. Biasanya populer dalam bentuk Chart yang dimana dengan
sekali melihat kita bisa tahu apa yang terjadi dengan business kita
dan bagaimana follow upnya.

7. Personalization – 3, 4, 5, 6 diatas akan percuma bila kita tidak
dapat melakukan personalisasi data. Kita akan kebanyakan informasi
yang mungkin tidak kita butuhkan. Kita seharusnya bisa memilih report
yang saya butuhkan a,b,c,d. Dashboard saya berisi informasi x,y,z.
Data-data yang tampil pada layar kita hanya data-data yang relevan
dengan pekerjaan dan tanggung jawab kita.

8. Alerting and Collaboration. Sistem BI kita hendaknya dapat
mengingatkan kita bila ada performance yang membutuhkan perhatian
kita. Kita dapat memasukkan action plan – menunjuk Person In Charge -
dan memonitor apakah action plan tersebut sudah terlaksana atau
belum. Hal tersebut dilakukan dengan memanfaatkan e-mail, mobile
devices, dsb.

Apa lagi ya?? – Hal diatas mungkin merupakan standard BI. Diatasnya
masih dapat kita tempatkan aplikasi-aplikasi untuk mengelola strategy
seperti Balanced Scorecard/Corporate Performance Management. Ada yang
membuat productnya tersambung dengan BI seperti SAP SEM (Strategic
Enterprise Management), Oracle Balance Scorecard. Atau yang specific
dibuat untuk kebutuhan tsb seperti QPR dan PBView/Performance View.
Rekan-rekan ada yang tahu versi Open Source dari ini? Ini satu-
satunya part di Opensource BI yang saya belum dapatkan.

Menurut saya bila item-item diatas sudah terimplementasi baru kita
bilang saya sudah mengimplementasikan BI. Saya pernah melihat
beberapa company yang bilang sudah implementasi BI – yang ada hanya
OLAP Analysis Tool atau Reporting Tool saja. Ada juga vendor yang
bilang software saya sudah ada BI-nya, yang isinya cuma Report dan
Charting tool saja.

BI bagi saya sangat menarik karena menggabungkan pemahaman business
dengan database management. Di depan masih ada penggabungan BI dengan
Artificial Intelligent, Fuzzy Logic, Neural Network, dsb. Resultnya
bisa seperti Plant Intelligence System.

Satu yang masih harus saya jelaskan/diskusikan – mungkin. Saya masih
beranggapan bahwa implementasi BI ini tidak harus menunggu ERP
perfect. Saya akan coba tuliskan business case kecil, nanti kalau ada
waktu untuk hal ini. Mungkin di Industri saya yang Non Manufacturing,
dimana Value Chain-nya sangat sedikit terkait dengan ERP, hal diatas
relevan.

Pada Oil & Gas, Mining, dan Utilities ERP biasanya tidak mengcover
proses planning dan production. ERP hanya mengcover support
activities seperti Maintenance, Sparepart Inventory/Procureme nt, HR
dan Finance. Value Chain yang menjadi jantung produksi biasanya
dikelola dengan software-software yang spesifik untuk kebutuhan
planning dan production. BI akan mengambil data-data dari software-
software ini. Dalam banyak kasus biasanya terjadi dikotomi disini
Software-software plant dikelola oleh Plant Operation sedang kan
software business dikelola oleh MIS. Padahal informasi-nya bila
digabungkan akan menjadi sangat berguna.

Anyway – jargon ERP bahwa semua harus terintegrasi dalam satu
software package dalam beberapa tahun ke depan juga mungkin tidak
relevan lagi. Konsep Service Oriented Architecture (SOA)/Enterprise
Application Integration akan mempermudah kita menggabungkan informasi
dari berbagai software – semua akan menganut Open Architecture.
Setiap software akan menyediakan service dimana menurut kita software
tersebut terbaik dalam penyediaan service tersebut. Bisa saja terjadi
konfigurasi Maintenance pakai Maximo, FI/CO pakai SAP, purchasing
pakai Commerce One (?? Lupa namanya), CRM pakai Siebel, BI pakai
Business Objects – di dalam satu perusahaan. Pokoknya Campursari-lah
he..he..he..

Kalau sekarang kelihatannya makin susah tapi kalau melihat
Netweaver, Oracle Fusion, dan engine-engine integrasi seperti MS
Biztalk dan Web Method hal tersebut tidak akan jauh lagi.

Sorry kepanjangan – masih banyak lagi sebenarnya topik-topik BI yang
menarik untuk dijadikan bahan diskusi.

Materialized Views in Oracle (8.1.5/8i/9i/10g/11g)

29 Apr

A materialized view is a database object that contains the results of a query. They are local copies of data located remotely, or are used to create summary tables based on aggregations of a table’s data. Materialized views, which store data based on remote tables are also, know as snapshots (in previous versions of oracle), Materialized Views can increase many times the speed of queries that access huge data records.

A materialized view can query tables, views, and other materialized views. Collectively these are called master tables (a replication term) or detail tables (a data warehouse term).

For replication purposes, materialized views allow you to maintain copies of remote data on your local node. These copies are read-only. If you want to update the local copies, you have to use the Advanced Replication feature. You can select data from a materialized view as you would from a table or view.

For data warehousing purposes, the materialized views commonly created are aggregate views, single-table aggregate views, and join views.

Oracle uses materialized views (also known as snapshots in prior releases) to replicate data to non-master sites in a replication environment and to cache expensive queries in a data warehouse environment.

Working of Materialized Views:

There is one mandatory INIT.ORA parameter necessary for materialized views to function, this is the COMPATIBLE parameter. The value of COMPATIBLE should be set to 8.1.0, or above, in order for query rewrites to be functional. If this value is not set appropriately, query rewrite will not be invoked.

There are two other relevant parameters that may be set at either the system-level via the INIT.ORA file, or the session-level via the ALTER SESSION command.

       QUERY_REWRITE_ENABLED

Unless the value of this parameter is set to TRUE, query rewrites will not take place. The default value is FALSE.

       QUERY REWRITE INTEGRITY

This parameter controls how Oracle rewrites queries and may be set to one of three values:

ENFORCED – Queries will be rewritten using only constraints and rules that are enforced and guaranteed by Oracle. There are mechanisms, by which we can tell Oracle about other inferred relationships, and this would allow for more queries to be rewritten, but since Oracle does not enforce those relationships, it would not make use of these facts at this level.

TRUSTED - Queries will be rewritten using the constraints that are enforced by Oracle, as well as any relationships existing in the data that we have told Oracle about, but are not enforced by the database.

STALE TOLERATED - Queries will be rewritten to use materialized views even if Oracle knows the data contained in the materialized view is ‘ stale ‘ (out-of-sync with the details). This might be useful in an environment where the summary tables are refreshed on a recurring basis, not on commit, and a slightly out-of-sync answer is acceptable.

The needed privileges are as follows:

       • CREATE SESSION

       • CREATE TABLE

       • CREATE MATERIALIZED VIEW

       • QUERY REWRITE

Finally, you must be using the Cost Based Optimizer CBO in order to make use of query rewrite. If you do not use the CBO, query rewrite will not take place.

Example:

Here we will create a simple materialized view and prove that it will be faster then a normal query.

I am performing this on a table named cdr_data containing a huge data about 82 Million records for a month’s CDR, I will write a summary query and a materialized view and check the response time in both the cases. I have Oracle Ware House Builder 10g installed on my PC, You can test it on your machine if you have a huge data table or you can create a table and insert huge redundant data by inserting into itself.

SQL> Desc cdr_data ;

  MonthYear      VARCHAR2(7)
    ORIGINATOR      VARCHAR2(30)
    Terminator      VARCHAR2(30)
    callDuration      number(15,3)
    TRUNK_IN      VARCHAR2(15)
    TRUNK_OUT      VARCHAR2(15)
    ZONE_ID      number(17)
    ZONE_CALLS      number(10)
    ZONE_MIN      number(170)
    TRAFFICTYPE      VARCHAR2(1)
    PLATFORM      VARCHAR2(7)

SQL> Select count(*) from cdr_data ;

COUNT(*)
   ——–

82116144

SQL> set echo on

SQL> set termout off

SQL>analyze table cdr_data compute statistics;

Table analyzed.

Initially this quewry will require a full scan of the large table.

SQL> set autotrace on ;

SQL> set timing on

SQL> select originator, count(*) from cdr_data group by originator;

    Originator      COUNT(*)
    —————————— ———-
    PTCL            52703459
    Worldcall       27296541
    Callmate         2046952
    4B Gental             2168
    Burraq                64008
    Call 2 Phone         3016
Elapsed: 00:01:05.04
Execution Plan
Plan hash value: 2770205009
———————————————————————–
| Id | Operation | Name | Rows | Bytes | Cost (%CPU)| Time —-
——————————————————————-|
0 | SELECT STATEMENT | | 6 | 32 | 15791 (6)| 00:03:10 |
1 | HASH GROUP BY | | 6 | 32 | 15791 (6)| 00:03:10 |
2 | TABLE ACCESS FULL| cdr_data| 2116K| 16M| 15446 (2)| 00:03:06
———————————————————————–
Statistics
———————————————————-
1             recursive calls
0             db block gets
969909    consistent gets
452485    physical reads
0             redo size
6565        bytes sent via SQL*Net to client
4381        bytes received via SQL*Net from client
2             SQL*Net roundtrips to/from client
0             sorts (memory)
0             sorts (disk)
6             rows processed

I have a user named cdr_user, in order to create a Materialized view we have do the following:

SQL> grant query rewrite to cdr_user;

Grant succeeded

Elapsed: 00:00:00.09

SQL> alter session set query_rewrite_enabled=true;

Session altered.

Elapsed: 00:00:00.00

SQL> alter session set query_rewrite_integrity=enforced;

Session altered.

Now we create the Materialized View

SQL> create materialized view mv_cdr_data
build immediate
refresh on commit
enable query rewrite
as
select originator, count(*)
from cdr_data
group by originator ;

Materialized view created.

Elapsed: 00:01:12.78

SQL> analyze table mv_cdr_data compute statistics;

Table analyzed.

Elapsed: 00:00:00.17

Basically, what we’ve done is pre-calculate the object count, and define this summary information as a materialized view. We have asked that the view be immediately built and populated with data. You’ll notice that we have also specified REFRESH ON COMMIT and ENABLE QUERY REWRITE. Also notice that we may have created a materialized view, but when we ANALYZE, we are analyzing a table. A materialized view creates a real table, and this table may be indexed, analyzed, and so on.

Now let’s see the materialized view in action by issuing the same query again.

SQL> set timing on

SQL> set autotrace trace only

SQL> select originator, count(*)
from cdr_data
group by originator;

Elapsed: 00:00:00.22

Execution Plan

———————————————————-

Plan hash value: 2009291467

———————————————————————–

Id | Operation | Name | Rows | Bytes | Cost (%CPU)| Time

———————————————————————–

0 | SELECT STATEMENT | | 4 | 52 | 3 (0)| 00:00:01 |

1 |MAT_VIEW REWRITE ACCESS FULL| MV_CDR_DATA |4|52|3(0)| 00:00:01 |

———————————————————————–

Statistics

———————————————————-
    1      recursive calls
    0      db block gets
    4      consistent gets
    0      physical reads
    0      redo size
    565 bytes sent via SQL*Net to client
    381 bytes received via SQL*Net from client
    2 SQL*Net roundtrips to/from client
    0 sorts (memory)
    0 sorts (disk)
    6 rows processed

SQL> set autotrace off

SQL> set timing off

Here we can see that the time elapsed in first query without materialized view is far greater then the time consumed for the same query by using materialized view.

Time elapsed without Materialized view: 00:01:05.04

Time elapsed with Materialized view: 00:00:00.22

Uses of Materialized Views

This is relatively straightforward and is answered in a single word – performance. By calculating the answers to the really hard questions up front (and once only), we will greatly reduce the load on the machine, We will experience:

Less physical reads - There is less data to scan through.
Less writes - We will not be sorting/aggregating as frequently.
Decreased CPU consumption - We will not be calculating aggregates and functions on the data, as we will have already done that.
Markedly faster response times – Our queries will return incredibly quickly when a summary is used, as opposed to the details. This will be a function of the amount of work we can avoid by using the materialized view, but many orders of magnitude is not out of the question.

INDO-ORACLETECH

18 Apr

forumnya yg senang ngutak ngatik Oracle :

INDO-ORACLETECH
Oracle Discussion Forum for Indonesian Community

Langkah langkah Instalasi Compiere 3 dengan O/S Windows dan Database Oracle XE

17 Apr

Teman-teman, berikut ini ada tutorial menarik dari teman kita Agung Budi Santosa tentang Langkah langkah Instalasi Compiere 3 dengan O/S Windows dan Database Oracle XE. Sebetulnya ini adalah komentar mas Agung pada salah satu posting tentang Compiere 3. Tapi karena isinya sangat bermanfaat, maka saya jadikan sebuah postingan. Buat Mas Agung, terima kasih.

From :

Agung Budi Santosa
http://www.alphamedia.co.id | agung_bs@yahoo.com

Berikut, Langkah langkah Instalasi Compiere 3 dengan
O/S Windows dan Database Oracle XE
============ =======
Instalasi Compiere 3

Persiapan
Sebelum melakukan instalasi, persiapan yang dibutuhkan
adalah:
1.Komputer dengan spesifikasi yang memadai (minimal
Pentium 4 dengan memory minimal 256 Mb untuk evaluasi/ pembelajar an dan minimal 1 GB untuk produksi)
2.Aplikasi Compiere 3.0 (3.0.1 sampai dengan 3.0.3 hanya untuk Standard dan Profesional Edition)
3.Database (untuk saat ini kita akan mencoba dengan Oracle XE)
4.Java JDK 5
5.Koneksi internet

Memulai proses instalasi

A. Instalasi Database Oracle XE

1.Download Oracle XE for Windows di url berikut:
http://www.oracle. com/technology/ software/ products/ database/ xe/htdocs/ 102xewinsoft. html
pada halaman web tersebut tersedia edisi Western European serta Universal, untuk instalasi ini kita pilih Edisi Universal.
2. Jalankan / klik ganda file OracleXEUniv.exe hasil download diatas.
3. Ikuti petunjuk wizard nya, tekan Next dst ..
4. Kemudian akan muncul dialog Lincense Agreement, dimana anda harus memilih “I accept the term of License Agreement” untuk dapat melanjutkan proses.
5. Selanjutnya anda akan diminta untuk memilih folder untuk instalasi Oracle XE, anda dapat menekan Next untuk mengikuti peletakan folder secara default atau bisa merubah sesuai keinginan anda.
6. Berikutnya anda diminta memasukkan password untuk SYS dan SYSTEM, masukkan password serta konfirmasinya.
7. Selanjutnya tekan Next dan tunggu sejenak.
8. Tekan Finish pada Tampilan, yang akan mengakhiri proses instalasi. Instalasi Oracle XE selesai

B. Setting Environtment
Selanjutnya, kita harus mengatur terlebih dahulu environment dari komputer yang akan digunakan.
1. Download Java JDK 5 di url berikut:
http://java. sun.com/javase/ downloads/ index_jdk5.jsp dan download Compiere di http://www.compiere.com
2. Unzip Java JDK 5 ke suatu folder (contoh:
C:\Program Files\Java\jdk1. 5.0_15)
3. Unzip Compiere 3 ke root folder (C:). Pastikan folder Compiere yg telah diekstrak adalah Compiere 2 (C:\Compiere 2).
4. Buka environment variable window dengan cara klik kanan My Computer, lalu pilih properties. Klik Advance dan pilih Environment Variables.
5. Klik New, di System Variables.
6. Untuk Variable Name isi dengan JAVA_HOME dan Variable Value dengan url dari Java JDK yang telah diekstrak (contoh: C:\Program Files\Java\jdk1. 5.0_15)
7. Klik New, di System Variables.
8. Untuk Variable Name isi dengan COMPIERE_HOME dan Variable Value dengan url dari Compiere yang telah diekstrak (contoh: C:\Compiere 2)
9. Klik OK lalu Apply
10. Environment setting telah selesai

C. Instalasi Compiere 3
1. Buka C:/Compiere 2
2. Klik Run_Setup.bat
3. Atur konfigurasi setting anda.
4. Secara default port web akan menunjuk ke angka 80. Apabila kita menggunakan Oracle XE, ada kemungkinan nilai ini akan bentrok dikarenakan Oracle XE menggunakan port 80 sebagai port web-nya, untuk mengatasi masalah tersebut maka anda dapat men set Compiere untuk menggunakan port yang lain misalnya
8081.
5. Isi field-field yang ada. Khusus untuk field Server isikan dengan nama komputer yang digunakan. (Lihat di Control Panel -> System)
6. Pilih database yang digunakan. Untuk System Password masukkan password system dari database sementara Database User adalah nama database dari Compiere yang akan diinstall dan password adalah password yang akan digunakan.
7. Klik Test untuk menguji keabsahan nilai yang dimasukkan. Apabila sudah, klik Save untuk melanjutkan instalasi.
8. License Agreement akan muncul di layar. Klik Ok untuk meneruskan instalasi
9. Beberapa saat akan muncul layar untuk menginstall server
10. Klik Start Server Install
11. Setelah selesai, nyalakan koneksi internet. (proses ini menuntut koneksi internet)
12. Klik Start Create New Database. Tunggu sampai selesai
13. Instalasi selesai. Compiere siap digunakan

Semoga Membantu, Salam hangat
Agung (agung_bs@yahoo. com)

Critical Patch Update – April 2008

17 Apr

The Critical Patch Update for April 2008 was released on April 15, 2008. Oracle strongly recommends applying the patches as soon as possible.

The Critical Patch Update Advisory is the starting point for relevant information. It includes a list of products affected, pointers to obtain the patches, a summary of the security vulnerabilities, and links to other important documents. Supported Products that are not listed in the “Supported Products and Components Affected” Section of the advisory do not require new patches to be applied.

Also, it is essential to review the Critical Patch Update supporting documentation referenced in the Advisory before applying patches, as this is where you can find important pertinent information.

The Critical Patch Update Advisory is available at any of the following locations:

The next four Critical Patch Update release dates are:

  • July 15, 2008
  • October 14, 2008
  • January 13, 2009
  • April 14, 2009

Sincerely,
Oracle Security Alerts

Useful Metalink Notes

18 Jan

No self-respecting Oracle DBA or Developer could live without the most content-rich Oracle resource ever, Oracle Metalink.
This is a list of Metalink notes which I personally find / have found extremely useful.

Note, you will need an Oracle Metalink account to access these documents


Database / OS / Application performance tuning

Note Description
62172.1 Understanding and Tuning Buffer Cache and DBWR.
62143.1 Understanding and Tuning the Shared Pool.
208256.1 How to Remove a Single ORACLE_HOME and Its Traces on Microsoft Windows Platforms.
32895.1 SQL Parsing Flow Diagram
157250.1 Freelist Management with Oracle 8i
1029850.6 Freelists and Freelist Groups
22908.1 What are Latches and What Causes Latch Contention?
245645.1 Using 10g Temporary Tablespace Groups
146560.1 FAQ for Database Performance
236770.1 Tuning Windows NT to Optimize Oracle9i
147468.1 Checkpoint Tuning and Troubleshooting Guide
104377.1 Investigation the performance of New PL/SQL Features using DBMS_PROFILER
108377.1 How Do You Read the Output from the Dump Function?
1031826.6 Histograms: An Overview
62294.1 The DBMS_SUPPORT Package
62005.1 Creating, Optimizing, and Understanding Rollback Segments
40689.1 ORA-01555 “Snapshot too old” – Detailed Explanation
32951.1 Interpreting TKPROF output
131272.1 How using synonyms may affect database performance and scalability
223299.1 Top Oracle 9i init.ora Parameters Affecting Performance
100709.1 Top Oracle8/8i init.ora Parameters Affecting Performance
228913.1 Systemwide Tuning using STATSPACK Reports
69882.1 Windows NT: Killing an Oracle thread using OraKill
76438.1 Monitoring Oracle Threads using Qslice
104981.1 NT: Threads and Background Process
164768.1 Diagnosing High CPU Utilization under Windows and Unix
224176.1 How to use UNIX OS commands to diagnose Database Performance issues
223117.1 Tuning I/O-related Wait Events (Buffer Cache / Redo / Controlfile / Datafile etc.)
102926.1 Performance Tuning Advanced Queuing in 8i and 9i
102906.1 Performance Tuning Advanced Queuing in 8.0

XML, Web Services etc.

Note Description
303875.1 Extract Function Causes Xml Data To Be Stored With Pretty Printing On By Default
301262.1 Sample Script Generating (Pretty Printed = Indented) XML From Relational Tables Using SQL/XML
253082.1 ExistsNode Query Returns No Rows When XML Doc Uses Multiple Namespaces
137044.1 Example Of Storing/Accessing Uri-refs In/From The Database
221854.1 How To Call A WebService From a PL/SQL function
280749.1 How to Provide Proxy Information when Indexing a Uritype Column
137022.1 New Database XML Features Introduced In 9i

SQL & PL/SQL

Note Description
119451.1 Storing Boolean values, and bitwise operators in PL/SQL
206272.1 New Method of Using UTL_FILE in Oracle9i 9.2
74123.1 Bulk Binding – What it is, Advantages, and How to use it
119152.1 Introducing PL/SQL Server Pages
146398.1 Inheritance, Substitutability and Polymorphism in Oracle9i
62592.1 Dynamic SQL
1008453.6 Using DBMS_SQL Package to Execute DDL Statements and Dynamic SQL from PL/SQL
1005663.6 Debugging PL/SQL Programs Using DBMS_OUTPUT
61730.1 Using the DBMS_JOB Package

Oracle Developer Tools

Note Description
66887.1 Basing a Block on a Stored Procedure – Sample Code
104771.1 How to Implement a Dynamic From Clause Query with Forms Variables
105289.1 Basing a Block on a Table Containing a Nested Table or Varray
220629.1 Hosting Both SSO and Non-SSO Applications With Forms 9i
199072.1 How to Implement Single Sign-On (SSO) Using Forms 9i?
237301.1 Logging and Tracing in Reports 9.0.2
62664.1 Forms Server (6i) Logging and Forms Runtime Diagnostics (FRD) Explained
118632.1 Webforms Static HTML File Parameter Overview
219471.1 Forms Servlet (9i) Logging Explained
Forms 6i Diagnostics How to log / diagnose Forms 6i problems
9iAS Forms Services Tracing and Diagnostics
189867.1 Troubleshooting FRM-92050, FRM-92100, FRM-92101, FRM-92102 in Oracle Forms 6i and 9i

Oracle Application Server

Note Description
118360.1 How To Configure MS Internet Explorer To Use Jinitiator with Discoverer Plus
184826.1 Configuring mod_oc4j for Accessing an Application Deployed in OC4J
200475.1 9iAS Release 2 (9.0.2) Start/Stop Instructions on Unix/Linux

Misc features

Note Description
39836.1 Clustering Factor
68790.1 RDBMS Support for the Euro Currency Symbol
119441.1 How to get the Time within an one-hundredth of a Second Accuracy
69028.1 How does Oracle store the DATE datatype internally?
1031902.6 How Does Oracle Store Internal Numeric Data?
1068369.6 Example: Using DBMS_JOB.SUBMIT to Execute Jobs at Regular Intervals
70067.1 All about Bitmap Indexes
1070627.6 What Are Reverse Key Indexes?
109725.1 Different Data from DBA_JOBS and DBA_JOBS_RUNNING

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 65 other followers